Setting Network on Linux

3 02 2009
LAN

LAN

Beberapa hari ini ujan turun terus terusan , membuat sebagian orang yang membuka jasa pencucian motor laris manis . mungkin saja dikarenakan Imlek yang dirayakan pada tanggal 26 januari 09 kemarin oleh orang keturunan tionghoa , namun hujan tetap lah rejeki jadi bersukurlah apa yang telah diberikan oleh Sang Pencipta kepada kita . namun kali ini saya tidak membahas hujan ataupun peryaan imlek , namun seting network pada linux . dengan semakin meningkatnya penggunaan perangkat komputer dan Open source di masyarakat umum ,namun pengguna sering kesulitan menggunakan linux untuk multimedia dan seting network setelah melakukan instalasi . walaupun sekarang Linux sudah banyak yang memiliki User interface yang familiar seperti Gnome yang sudah bisa open new tab serta KDE4 yang memiliki tampilan lebih baik ketimbang Os buatan Microsoft. Karena Linux merupakan System Oprasi opensource maka kita akan melakukan penyetingan network menggunakan 2 cara yaitu menggunakan perintah dan mengedit file konfigurasi network nya .

1. Setting Network with command

untuk melakukan penyetingan ip addres pada linux kita bisa menggunakan perintah ifconfig , sebelum melakukan setingan kita harus melihat NIC(network Interface card) yang terdeteksi pada komputer kita dan jangan lupa anda harus sebagai user root untuk melakukan setingan ini .

ifconfig -a

hasilnya

eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:0C:29:87:A4:4F
          BROADCAST MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:13335 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:8 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:966223 (943.5 KiB)  TX bytes:4720 (4.6 KiB)
          Interrupt:16 Base address:0x2000 

lo        Link encap:Local Loopback
          inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
          UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1
          RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:0
          RX bytes:0 (0.0 b)  TX bytes:0 (0.0 b)


nah dari perintah diatas ditunjukan bahwa NIC kita terdeteksi sebagai eth0 . nah kita bisa memberikan alamat ip address pada NIC kita dengan perintah

Perintah :
ifconfig [NIC] [IP_ADDRESS] netmask [NETMASK_NYA]
Contoh :
ifconfig eth0 192.168.123.25 netmask 255.255.255.0

setelah mengetikan perintah tersebut , anda bisa melakukan pengecekan apakah ip address anda sudah berubah dengan perintah yang sama saat anda melihat NIC . setelah kita melakukan seting ip address maka kita bisa menambahkan gateway , jika pada jaringan LAN kita memiliki gateway .

Perintah :
route add default gw [IP_GATE_WAY]
Contoh :
route add default gw 192.168.123.1

setelah selesai maka pada tahap ini seting network telah selesai , namun jika anda masih memiliki beberapa setingan lain seperti DNS kita bisa juga menambahkanya . seperti pada Windows sebuah NIC bisa memiliki lebih dari satu alamat IP address dan memiliki gateway juga . nah sebagai tambahan saya akan menerangkannya sedikit .
Untuk menambahkan DNS pada komputer kita dengan perintah :

Perintah:
echo "nameserver [ip_DNS] >> [LETAK_FILE_CONFIGURASI]"
Contoh:
echo "nameserver 10.14.203.7" >> /etc/resolv.conf

untuk pemberian ip address yang lain pada NIC yang sama kita bisa menggunakan alias ,dimana alias ditulis dengan menuliskan NIC terlebih dahulu kemudian diikuti dengan angka yang dimulai dari 0 (nol) , sebagai contoh : eth0:0 , eth0:1 , eth0:2 , dan seterusnya sesuai dengan banyak nya alias yang ingin kita tambahkan . untuk permberian gateway juga sama , dengan menambahkan alias pada akhir perintah

Perintah :
ifconfig [NIC_ALIAS] [IP_ADDRESS] netmask [NETMASK_NYA]
Contoh:
ifconfig eth0:0 172.18.5.25 netmask 255.255.0.0
ifconfig eth0:1 10.14.10.25 netmask 255.0.0.0

Pada pemberian Alamat Gateway

Perintah :
route add default gw [IP_GATE_WAY] [NIC_ALIAS]
Contoh :
route add default gw 172.18.5.1 eth0:0
route add default gw 10.14.10.1 eth0:1

sebenarnya perintah settingan diatas bersifat sementara , settingan akan hilang jika komputer direstart kecuali pada setting penambahan alamat DNS . agar settingan tidak berubah maka kita harus mengubah file konfigurasinya ,cara ini akan kita bahas pada bagian berikutnya makanya jangan kemana mana setelah pesan pesan berikut . eh becanda…..??

2.Edit File Configuration
Pada beberapa Distro Linux , file konfigurasi memiliki letak yang berbeda . Untuk slackware dan turunannya letak file konfigurasi network terletak pada /etc/rc.d/rc.inet1.conf sedangkan untuk Debian dan turunannya seperti Ubuntu terletak pada /etc/network/interfaces . untuk melakukan perubahan kita bisa menggunakan text editor seperti mc , vim , pico ,kate , gedit dan masih banyak lagi. kita akan melakukan setting pada slackware dengan perintah

vim /etc/rc.d/rc.inet1.conf

isi dari file tersebut adalah sebagai berikut

# Config information for eth0:
IPADDR[0]=""
NETMASK[0]=""
USE_DHCP[0]=""
DHCP_HOSTNAME[0]=""

# Config information for eth1:
IPADDR[1]=""
NETMASK[1]=""
USE_DHCP[1]=""
DHCP_HOSTNAME[1]=""

# Default gateway IP address:
GATEWAY=""

untuk setting kita bisa menambahkan sesuai dengan ketentuan , setting disesuaikan dengan LAN pada jaringan kita dan NIC yang terdeteksi . Contoh konfigurasi :

# Config information for eth0:
IPADDR[0]="192.168.123.25"
NETMASK[0]="255.255.255.0"
USE_DHCP[0]=""
DHCP_HOSTNAME[0]=""

# Config information for eth1:
IPADDR[1]=""
NETMASK[1]=""
USE_DHCP[1]=""
DHCP_HOSTNAME[1]=""

# Default gateway IP address:
GATEWAY="192.168.123.1"

setelah di setting maka kita save hasil konfigurasi tersebut dan kemudian restart lah ethernet/NIC nya , dimana letak file nya terdapat pada /etc/rc.d/rc.inet1 . maka perintah tersebut dijalankan :

/etc/rc.d/rc.inet1 restart

sedangkan pada Ubuntu , kita juga bisa melakukan hal yang sama walaupun ada sedikit perbedaan .

vim /etc/network/interfaces
auto lo
iface lo inet loopback

iface eth0 inet static
address
netmask
gateway 

auto eth0

sekarang di ubah sesuai dengan jaringan LAN anda

auto lo
iface lo inet loopback

iface eth0 inet static
address 192.168.123.25
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.123.1

auto eth0

setelah di setting sekarang di save dan restart ethetnet nya.

/etc/init.d/networking restart

nah itu adalah beberapa cara untuk melakukan setting network pada linux, semoga tulisan ini memberi manfaat .

Advertisements

Actions

Information

10 responses

3 02 2009
batmankasarung

Yupy tentunya Do..
Cuma masih berantakan..

4 02 2009
Dodo

santai ajaaa,,,,
gw juga masih berantakan

17 02 2009
yhudha

wah2…. ini gila namanya…
bener2 asisten….

17 02 2009
Dodo

hahah ,,,,
ngk juga ,,,yud…
maklom dari pada lupa …mending di tulis aja

28 02 2009
aerapianggis

pie yen codenya tak copast d cmd na windows?? ngepek g do?

28 02 2009
Dodo

monggo aja gis ,,,,
di terai ,,,,
kayak nya bisa dah ,,,,,
bisa bisa puyeng maksudnya

2 07 2009
Rekayasa Putra Persada

tq mas.tulisan mas ngebantu aku banget buat kerjain tugas sisop ku.mau nanya cara rubah nama ethernet nya gmn?.aku ngerti kalo make mikrotik.tp kalo ubuntu tu gmn?

23 04 2010
|Digital World| » Blog Archive » Setting Network on Linux

[…] network addLoadEvent(meyshan_search_king_autocomplete_activate); Sebelumnya Terima Kasih kepada Mr. Sabdo Hastopo sebagai pemilik […]

23 04 2010
kangdjoker

ijin copy-paste artikelnya di http://priambodo.org mas… Biar ane g lupa juga. Makasih makasih..

23 04 2010
Setting Network on Linux « >>aKang-djoker<<

[…] Sebelumnya Terima Kasih kepada Mr. Sabdo Hastopo sebagai pemilik […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: